Musik

Beberapa minggu yang lalu, aku mendapat kabar bahwa aku diundang tampil di acara High-Scorer Concert ABRSM bulan Mei nanti. Hatiku senang bukan main. Persiapanku yang berat disertai malam-malam gelisahku yang terus memikirkan hari ujian, terbayar dengan kabar gembira ini.

ABRSM (Associated Board of The Royal Schools of Music) adalah lembaga ujian musik bersertifikat internasional. Aku ikut ujian bergengsi tersebut pada bulan September 2014,untuk pertama kalinya  setelah 4 tahun kursus biola. Guru biolaku, Eya Grimonia, mempercayaiku untuk langsung ikut grade 3. Karena biaya pendaftarannya yang mahal, sayang kalau tidak lulus. Makanya aku latihan dan mempersiapkan diri setahun sebelum hari-H. Materi ujian dibagi empat; scales, lists, sight reading, dan aural test. Untuk lists (lagu), secara umum aku menganggap gampang. Ritmik tidak kompleks dan tidak ada nada-nada tinggi yang butuh pergantian posisi tangan kiri. Luckily, salah satu dari tiga lagu yang diujikan ternyata pernah aku mainkan dua tahun yang lalu.

siluet

Beberapa bulan setelah ujian mendebarkan itu, daftar skor ujian ditempel di mading tempat kursus. Aku berdiri dengan kaku dan menggerakkan jariku ke daftar nama-nama peserta ujian. Jariku terhenti di namaku. 136 dari 150. Distinction. “Wow” ucapku, menghela napas lega.

Kemudian, bulan Januari 2015, aku dapat kabar konser High-Scorer itu. Lagu yang kubawakan adalah lagu ujian yang dapat skor tertinggi. Itu adalah lagu list A2; Gavotta-Corelli. Sebenarnya aku sedikit malas ikut konser ini. Konsernya bergengsi, tapi aku malah membawakan lagu sederhana seperti anak kecil. Aku ingin memainkan lagu yang ‘bergengsi’ juga, seperti lagu-lagu dari Four Season-Vivaldi.

Aku mau bercerita tentang musik. Aku pernah ikut tes Multiple Intelligences. Hasilnya, ternyata aku berbakat; 1. di bidang sosialisasi, 2. musik, 3. matematika. Dan peringkat terbawah diisi verbal dan kinestetik. Sampai sekarang pun, aku masih meragukan hasil tes tersebut. Aku adalah orang yang pendiam dan penyendiri. Jadi sangat tidak mungkin aku paling berbakat di bidang sosialisasi. Ada satu kejadian fatal yang mungkin menjadi faktor mengapa sosialisasi ditaruh di peringkat pertama. Waktu tes, penguji menanyakan padaku apakah lebih suka belajar berkelompok atau sendiri. Tiba-tiba teman-temanku masuk ke ruang tes. Aku tidak tahu kenapa penguji tersebut tidak menyuruh mereka keluar. Lalu karena merasa tidak enak dengan teman-temanku, aku menjawab belajar berkelompok. Padahal di hati kecilku, aku ingin menjawab belajar sendiri.

Aku sangat yakin, bidang yang pantas menempati urutan pertama adalah musik. Aku cinta musik. Jika aku mendengar lagu pop berlirik, hal pertama yang aku dengarkan adalah aransemennya. Ada satu pola nada yang aku sangat sukai. Dan jika pola nada itu ada di aransemen musik yang aku dengarkan, aku akan berteriak senang. Kebiasaan yang aneh.

Tak peduli di mana pun, sedang mengerjakan apa pun, tanpa sadar aku suka bersenandung. Kadang lagu yang kunyanyikan adalah buatanku sendiri. Contohnya, saat aku mengikuti tes IQ di UPI. Soal-soal matematika yang diberikan sangat banyak. Aku mengerjakan semuanya dengan kepala bertumpu di tangan kiri dan bersenandung mengikuti coretan jawaban yang kubuat. Entah kenapa nada-nada itu membuatku lebih fokus dan cepat mengerjakan soal-soal.

Aku sudah kursus biola selama 5 tahun. Motivasiku karena bertahan kursus selama ini adalah semata-mata untuk bisa memainkan lagu Paganini dan Vivaldi. Guruku akhir-akhir ini sudah percaya dengan skill-ku dan mau mengajarkan lagu Vivaldi yang sulit. Aku sangat senang.

Sekarang tinggal Paganini. Aku harus berjuang keras untuk bisa memainkan lagu-lagunya.

Satu respons untuk “Musik

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s